Aku teringat obrolan semalam. Seorang teman mendapatkan gangguan dari yang konon katanya adalah mahluk halus. Tentu saja mahluk halus disini bukannya kaum perempuan (buat seluruh perempuan Indonesia.. MAt Hari KArtini ya), karena meskipun mereka halus, mereka bukan belum masuk golongan setan, hantu, dedemit, dllsb.
Konon suatu malam, dirumahnya ketika itu baru ditempati, dan dia masih seorang diri. Ketika malam turun menyelimuti siang, dan malam sudah semakin menanjak ke pertengahan waktu, mulailah suara pesta mahluk halus yang menggoda berlomba menunjukkan kepiawaiannya.
Setelah berbagai upaya dicoba untuk mengusir mereka gagal, akhirnya sang empunya cerita masuk kedalam rumah, shalat dan mengaji hingga setan-setan itu pergi menjauh.
Demikiannlah ceritanya.
Aku termenung memikirkan hal yang terakhir dilaksanakan oleh sang teman. Dia bukan orang pertama yang melakukan hal itu. Hampir semua teman yang kutemui selalu melakukan itu. mengaji untuk mengusir setan.
Aku jadi bertanya... Kok bisa ya?... apa memang betul setan takut pada ayat-ayat suci?. Atau kah setan pergi sambil tertawa karena berhasil memperdaya kita?. KArena kita takut padanya?.
Kenapa pula harus menunggu setan lalu kita membaca al'qur'an?.. Apakah sekarang Kitab suci sudah berubah dari kitab tuntunan hidup menjadi kitab mantra pengusir setan?... Wallahu A'lam.
Sunday, April 19, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment